5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandarlampung bergerak cepat menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat di ruang publik. Setiap pekan, penertiban rutin digelar untuk menertibkan sejumlah kelompok yang dianggap mengganggu ketertiban.
Kepala Satpol PP Kota Bandarlampung, Ahmad Nurizki Erwandi, mengungkapkan pihaknya fokus pada penertiban kelompok seperti “manusia gerobak” dan “manusia karung” yang kerap beraktivitas di jalanan, terutama pada hari Jumat.
“Biasanya mereka turun ke jalan pada hari Jumat untuk mencari berkah. Tapi, kalau sudah mengganggu ketertiban lalu lintas atau pengguna jalan, tim kami tetap melakukan penertiban,” ujar Nurizki, Jumat (6/11) lalu.
Anak Punk hingga ODGJ Jadi Sasaran

Tak hanya kegiatan rutin, penertiban juga menyasar kelompok anak punk yang sering berkumpul di kawasan rawan.
“Tim malam kami sempat membubarkan kerumunan yang diduga kelompok anak punk di sekitar Jalan Antasari. Kami berikan pembinaan agar tidak menimbulkan keresahan,” tambahnya.
Beberapa hari sebelumnya, petugas juga melakukan tindakan humanis dengan menertibkan seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) yang berkeliaran di jalan. Setelah diamankan, ODGJ tersebut langsung diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di Panti Sinar Jati .
Selain itu, penertiban MKS (Manusia Keranjang Samping) juga terus digalakkan di sejumlah titik rawan atau tracklek di Kota Tapis Berseri ini.
Kolaborasi dengan Dinsos: Bukan Sekadar Penertiban
Nurizki menegaskan bahwa tujuan utama Satpol PP bukan sekadar menertibkan, melainkan juga memberikan solusi dan pembinaan. Oleh karena itu, Satpol PP akan terus memperkuat koordinasi dengan pihak kelurahan dan Dinsos.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan Dinas Sosial. Tujuan kami bukan hanya menertibkan, tapi juga memberikan solusi dan pembinaan bagi mereka,” p
ungkasnya, menandakan komitmen Pemkot Bandarlampung untuk menciptakan ruang publik yang tertib dan nyaman bagi semua.











