Jumlah personel yang diturunkan merupakan gabungan yaitu dari BPBD Bandarlampung, Polresta Bandarlampung, dan juga anggota personel dari TNI.
“Sebanyak empat unit mobil damkar diturunkan dengan kapasitas daya tampung yaitu 3500 liter perunitnya. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa mengurangi kegundahan warga Bandarlampung,” paparnya.
Lanjut Rizki menjelaskan bahwa kegiatan penyemprotan disinfektan nantinya akan dilaksanakan secara berkelanjutan.
Namun pihaknya akan menunggu arahan lebih lanjut terkait hal tersebut mengingat kondisi obatnya terbatas.
“Ya obatnya agak terbatas. Nanti kalau agak banyak mungkin kita bisa laksanakan lagi di titik-titik yang lainnya,” terangnya.











