“Selain menempatkan petugas pemeriksaan suhu badan pada calon penumpang KA, kami juga menyediakan hand sanitizer di beberapa masing-masing stasiun,” paparnya.
Ia menjelaskan bahwa pencegahan virus Corona tidak hanya dilakukan kepada para calon penumpang kereta api saja tetapi juga bekerja sama dengan dinas kesehatan dan kepolisian melakukan disinfektan terhadap sarana dan fasilitas di stasiun.
Lebih lanjut Sapto menjelaskan selain kegiatan di area stasiun juga dipastikan kebersihan kereta dengan melakukan pencucian dan pembersihan interior kereta dengan desinfektan untuk mencegah penyebaran virus tersebut.
Sosialisasi pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) telah dilakukan sejak dini oleh PT KAI Divre IV mulai awal bulan Februari 2020 lalu dengan membagikan masker di Stasiun Tanjungkarang, Kotabumi, dan Baturaja.
Divre IV juga secara berkelanjutan mensosialisasikan melalui akun sosial media dan media informasi stasiun. (SA)
Sebagai upaya pencegahan yang harus dilakukan bersama, PT KAI Divre IV mengimbau kepada penumpang yang akan menggunakan layanan kereta api untuk :
a. Menjaga kebersihan tangan secara rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung, dan mata setelah memegang instalasi publik;
b. Mencuci tangan dengan air dan sabun cair serta bilas setidaknya 20 detik, cuci dengan air dan keringkan dengan handuk atau kertas sekali pakai dan jika tidak ada fasilitas cuci tangan dapat menggunakan hand sanitizer alkohol 70-80%;
c. Menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk;
d.Ketika memiliki gejala infeksi saluran nafas diantaranya seperti batuk, bersin, demam, sesak nafas agar menggunakan masker dan berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan;
e. Datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan, sebagai antisipasi dampak pengecekan suhu badan.











