5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Guna menyukseskan Angkutan Lebaran 2022, Manajemen Divre IV Tanjungkarang berupaya memaksimalkan kinerja agar pelaksanaan Angkutan Lebaran di Wilayah Divre IV Tanjungkarang berjalan dengan aman dan sehat.
Kabag Humas Divre IV Tanjungkarang, Jaka Jarkasih menjelaskan bahwa dalam menyukseskan Angkutan Lebaran di wilayah Divre IV Tanjungkarang pihaknya melakukan beberapa persiapan di antaranya peningkatan keselamatan dan keamanan perjalanan KA, perbaikan sarana dan peningkatan pelayanan penumpang.
Pada bidang keselamatan dan keamanan perjalanan, KA Divre IV melakukan perbaikan prasarana jalan rel, jembatan, dan fasilitas persinyalan, pemasangan rambu peringatan di perlintasan sebidang serta sosialisasi keselamatan kepada pengguna kendaraan roda empat dan roda dua agar selalu waspada berhati-hati ketika melewati perlintasan KA.
“Kemudian, patroli pengamanan jalur rel pada titik rawan longsor serta dari gangguan usaha pencurian maupun pengrusakan material KA,” ujar Jaka, Senin (25/4/2022).
Sedangkan pada bidang Sarana pihaknya melakukan perbaikan lokomotif, kereta penumpang agar dalam kondisi handal laik jalan, sehingga tidak mengalami gangguan atau mogok dijalan.
Kemudian, dalam peningkatan pelayanan penumpang Divre IV melakukan persiapan ketersediaan tiket yang cukup sesuai dengan kapasitas tempat duduk tersedia, melakukan sosialisasi kepada pelanggan agar merencanakan mudik dengan baik, mudik lebih awal dan sehat dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.
“Memesan tiket melalui off line (Indomart dll ) atau online (aplikasi KAI Access dll) sehingga tidak terjadi penumpukan pemesanan,” kata Jaka.
Menurut Jaka, KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran yaitu H-10 s.d H+10 Lebaran atau 22 April s.d 13 Mei 2022.
KA yang disediakan adalah KA Kuala Stabas Relasi Tanjung Karang-Baturaja (PP) dengan frekuensi perjalanan sebanyak 2 (dua) kali keberangkatan yakni pada pukul 06.30 WIB dan pukul 13.30 WIB.
Total kapasitas tempat duduk yang disediakan yaitu sebanyak 768 tempat duduk per hari dan dengan tarif tiket sebesar Rp30.000 (Tanjungkarang-Baturaja) dan Rp10.000 (Tanjungkarang-Kotabumi).
Sementara itu, KA Rajabasa Relasi Tanjungkarang-Kertapati (PP) dengan frekuensi perjalanan 1 (satu) kali perjalanan pada pukul 08.30 WIB dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 530 tempat duduk per hari dan dikenakan tarif tiket sebesar Rp32.000 (Tanjungkarang-Kertapati ).
Pihaknya mengimbau kepada seluruh calon pelanggan untuk tidak memakai perhiasan yang mencolok guna meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Serta mencari tanggal keberangkatan lain atau moda alternatif lain jika KA yang diinginkan telah habis tiketnya,” pungkas Jaka. (Rls/SA)











