Bandar LampungLampungPemerintahan

Kendalikan Wabah, Pemprov Lampung Gelar Bimbingan Teknis Penanganan PMK

33
×

Kendalikan Wabah, Pemprov Lampung Gelar Bimbingan Teknis Penanganan PMK

Sebarkan artikel ini
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi membuka Bimbingan Teknis Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Lampung bertempat di Hotel Sheraton, Selasa (6/9/2022) || Foto: Ist

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi membuka Bimbingan Teknis Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Lampung bertempat di Hotel Sheraton, Selasa (6/9/2022).

Dalam sambutan yang disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Gubernur menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas PMK Pusat yang telah memfasilitasi pelaksanaan Bimbingan Teknis Penanganan PMK guna menyelaraskan langkah dalam pelaksanaan Pengendalian PMK di Provinsi Lampung.

Baca Juga  Perkuat Sinergi, PLN UP3 Metro Gandeng Kejari Lampung Tengah Lewat Penandatanganan PKS

Kusnardi juga mengatakan bahwa tujuan pembangunan peternakan Lampung untuk menjadi salah satu Lumbung Ternak Nasional menghadapi tantangan dengan adanya wabah PMK, dimana Lampung termasuk daerah yang terdampak.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong Zona Integritas, Masyarakat Dapat Layanan Lebih Transparan dan Akuntabel

Dengan 12 kabupaten telah terkonfirmasi positif PMK di 35 kecamatan dan 62 desa dengan jumlah kasus per 04 September 2022, total kasus 1.978 ekor, sembuh 1.816 ekor (91,8%), belum sembuh 39 ekor (Kab. Pesisir Barat).

Pemerintah Provinsi Lampung dengan 15 Kabupaten/Kota telah bekerja keras untuk mencapai zero case (kasus 0) dengan melaksanakan langkah-langkah penanganan teknis secara menyeluruh seperti, pengobatan hewan sakit, pengetatan lalu lintas ternak.

Baca Juga  Satgas BUMN Lampung Distribusikan 4.000 Masker Kepada Masyarakat

“Peningkatan biosecurity dengan desinfeksi kandang serta KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) pada masyarakat mengenai PMK, serta melaksanakan potong paksa untuk menekan penyebaran penyakit,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *