Bandar LampungLampungPemerintahan

Tutupi PAD Anjlok, DPRD Usulkan Pemerintah Kota Jual Aset Daerah

61
×

Tutupi PAD Anjlok, DPRD Usulkan Pemerintah Kota Jual Aset Daerah

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia, Bandarlampung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandarlampung memberikan usulan kepada pemerintah setempat untuk melakukan penjualan aset-aset dalam rangka menutupi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang turun akibat dampak wabah Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan Wiyadi, Ketua DPRD Kota Bandarlampung saat diwawancara di kantor DPRD setempat, Selasa (15/9/2020).

“Dampak Covid-19, pasti PAD turun sehingga kemarin dengan eksekutif kita duduk bersama bagaimana untuk menutupi PAD yang turun ini,” paparnya.

Baca Juga  Tekan Penyebaran Virus Corona, Pemkot Bandarlampung Siapkan 5000 Alat Rapid Test

Langkahnya yaitu salah satunya dengan mekanisme pinjaman dengan pusat menteri keuangan yaitu melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Yang kedua adalah dengan penjualan-penjualan aset. Tadi sudah disampaikan oleh walikota bahwa pemerintah daerah mempunyai aset tanah-tanah hasil reklamasi  sekarang sedang diurus sertifikatnya kalau sudah selesai itu nanti akan dilelang,” jelasnya.

Baca Juga  Dugaan Salah Satu PNS Terinfeksi Covid-19, Pemkot Akan Segera Lakukan Tracing

Oleh karenanya untuk menutupi PAD yang jeblok ini, sumbernya pasti akan diambil dari situ karena tidak mungkin lagi akan menarik dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Kemarin ada PBB yang digratiskan untuk masyarakat yang kurang mampu. Yang jelas pasti PAD kita akan berkurang,” jelasnya.

Baca Juga  Terkait Pemakaman Jenazah Korban Covid-19, Ini Pesan Pemkot Bandarlampung

Kemudian dari tingkat hunian hotel, restoran, hiburan ini, pendapatan juga turun sehingga tadi ditutupi dengan pinjaman PEN kemudian pelelangan aset.

“Aset lebih kurang kemarin ada saya agak lupa angka mungkin sekitar Rp 50-60 miliar. Kalau tempat-tempatnya banyak bisa dicek di bagian aset Pemkot,” tandasnya. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *