“Dan juga mungkin kegiatan tinjauan tahunan bersama yang harus dilakukan dan disepakati kedua belah pihak sesuai dengan perjanjiannya,” pungkasnya.
Sementara, Wali Kota Bandarlampung Herman HN atas nama Pemkot Bandarlampung menyampaikan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya dalam hal ini Presiden RI yang telah memberikan dukungan pelaksanaan proyek hingga capaian tahap sekarang ini.
Dukungan tersebut berupa penetapan proyek KPBU SPAM Kota Bandarlampung sebagai proyek Strategi Nasional melalui Peraturan Presiden No 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategi Nasional.
“Dukungan dari Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian RI yang memberikan Peraturan Menteri Kordinator Bidang Perekonomian No 5 Tahun 2017 tentang Percepatan Penyiapan Infrastruktur Prioritas,” paparnya.
Dukungan dari Kementerian Keuangan berupa Penyediaan Fasilitas Penyiapan Proyek melalui penugasan kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan dukungan sebesar Rp 258 miliar lebih bentuk kehadiran pemerintah memastikan keterjangkauan harga beli air oleh masyarakat.
“Dukungan dari Kementerian PUPR dalam bentuk pembiayaan dalam pembangunan jaringan pipa distribusi utama lebih kurang Rp 250 miliar merupakan komitmen yang tertuang dalam surat dukungan proyek SPAM Kota Bandarlampung,” jelasnya.
“Dan dari Menteri PUPR pada Wali Kota Bandarlampung yang saat ini telah memasuki tahap konstruksi,” pungkasnya.
Hadir dalam peresmian tersebut, Pimpinan Perusahaan PT Aditya Tirta Lampung, Ir. Djoko Sarwono, Kepala Sub Direktorat Penyiapan Kerjasama Kementerian PUPR RI Ir. Dahlia Napitupulu, Dandim 0410 KBL, Kolonel Inf Romas Herlandes, dan jajaran Forkopimda Kota Bandarlampung. (SA)











