Bandar LampungEKBISUncategorized

Fintech EasyCash, Ada Modal & Jembatan Emas Gelar Webinar Global Money Week

49
×

Fintech EasyCash, Ada Modal & Jembatan Emas Gelar Webinar Global Money Week

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia.id, Ekonomi – Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) pada 2019 menunjukkan bahwa adanya kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan kelompok pelajar/mahasiswa sebesar 46,7%. Di mana tingkat literasi keuangan kelompok tersebut adalah 31,69% sedangkan tingkat inklusi keuangan kelompok sebesar 78,39%.

Perencanaan keuangan yang baik mampu membantu kaum muda untuk bertahan terutama dalam menghadapi kondisi pandemi COVID-19 saat ini dan membantu merencanakan masa depan mereka. Selain itu, perencanaan keuangan juga membantu mewujudkan kesejahteraan finansial di masa muda. Sedangkan, pemahaman terhadap produk dan/ atau layanan jasa keuangan akan mencegah mahasiswa terjerumus pada lilitan hutang atau penipuan.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Gelar WEBINAR UMKM

Global Money Week (GMW) merupakan kampanye peningkatan kesadaran global tahunan yang dikoordinir oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) terkait pentingnya para kaum muda untuk memiliki kesadaran finansial sejak dini dan secara bertahap memperoleh pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku yang diperlukan untuk membuat keputusan keuangan yang bijak dan pada akhirnya mencapai kesejahteraan dan ketahanan finansial.

Untuk mendukung gelaran GMW, PT Indonesia Fintopia Technology (EasyCash), PT Solid Fintek Indonesia (Ada Modal) dan PT Akur Dana Abadi (Jembatan Emas) mengadakan kolaborasi melalui webinar yang dilakukan pada Sabtu, 26 Maret 2022 dengan mahasiswa Universitas Lampung secara daring dengan tema “Build your future, be smart about your money”.

Baca Juga  Cegah Penyebaran Covid-19, Petugas Layanan UPT Puskesmas Rawat Inap Satelit Bandar Lampung Kenakan APD Lengkap

Fitri – CEO Easycash mengatakan, “kami berharap melalui berbagai program inklusi dan literasi keuangan digital serta proses edukasi ini, generasi muda Bandar Lampung dapat lebih memahami peran produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan”

Ahmad Sidik – Credit Analyst Manager Ada Modal menambahkan “data dari Satgas Waspada Investasi (SWI) kembali menemukan dan menutup 50 entitas pinjaman online ilegal yang beredar melalui aplikasi di HP dan di website. Adapun, Sejak 2018 hingga Februari 2022 ini, SWI sudah menutup sebanyak 3.784 pinjol Ilegal dan 19 entitas robot trading.

Ezra Felix – Business Development Jembatan Emas melengkapi, “anak muda harus tetap waspada saat ingin meminjam uang melalui pinjaman online maupun memilih platform investasi, karena tidak sedikit penyelenggara yang masih berstatus ilegal. Ada banyak tips yang bisa diterapkan sebelum menggunakan layanan finansial, salah satunya pastikan lembaga tersebut legal berizin dan diawasi oleh OJK”.

Baca Juga  Musrenbang RKPD Pesawaran Tahun 2022, Pesawaran Diharapkan Ikut Jadi Pendorong Laju Pembangunan di Provinsi Lampung

Otoritas Jasa keuangan (OJK) juga mengajak seluruh stakeholders untuk dapat berpartisipasi dalam kampanye GMW. Keluaran (outcomes) yang diharapkan adalah para peserta edukasi dapat mengelola keuangan pribadi dengan baik, mampu memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan serta terhindar dari tawaran-tawaran investasi ilegal. (rls/RA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *