Bandar LampungPENDIDIKAN

Tahapan PPDB Jalur Biling Dimulai, Sejumlah SMP Masih Buka Pendaftaran Lewat Tatap Muka

52
×

Tahapan PPDB Jalur Biling Dimulai, Sejumlah SMP Masih Buka Pendaftaran Lewat Tatap Muka

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia.id, Bandarlampung – Meskipun sudah ada fasilitas pendaftaran via online, sejumlah sekolah masih membuka pendaftaran secara tatap muka pada pelaksanaan tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur bina lingkungan (Biling).

Proses tahapan Penerimaan tersebut dilaksanakan serentak di seluruh SMP di Kota Bandarlampung, pada Senin (29/6/2020).

Salah satunya adalah SMPN 17 Bandarlampung. Pihaknya membuka pendaftaran bagi calon siswa Biling tersebut dengan proses tatap muka.

Baca Juga  Pj Gubernur Lampung Terima Kunjungan Kerja Kadispotmaral Brigjen TNI (Mar) Sugianto

Bukan tanpa alasan. Pasalnya, itu disebabkan adanya kendala baik dari segi perangkat maupun pengetahuan dari wali murid terkait dengan pendaftaran secara online.

Meski menggunakan jalur offline, para wali murid hanya perlu melengkapi berkas yang akan di-input oleh operator sekolah melalui https://siap-ppdb.com/.

Pihak sekolah sendiri sudah menyiapkan sebanyak empat operator untuk melakukan input data dari berkas yang diterima.

Baca Juga  31 Puskesmas dan 10 Rumah Sakit di Bandar Lampung Siap Layani Vaksinasi Covid-19 Gratis

Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 17 Bandarlampung, Lisafini menegaskan, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 pada saat kegiatan kelengkapan berkas berlangsung.

“Yang jelas kita sudah mempersiapkan protokol kesehatan dan memberikan arahan kepada setiap wali murid agar menjaga jarak, pakai masker dan cuci tangan di tempat yang telah disediakan,” bebernya.

Hal serupa juga dilaksanakan oleh pihak SMPN 25 Kota Bandarlampung.

Baca Juga  Pemprov Lampung Pastikan Penerbangan Perdana ke Kuala Lumpur Tanpa Biaya APBD

Waka Bidang Kesiswaan di sekolah tersebut, Januar mengungkapkan pihak sekolah masih mengumpulkan berkas dari orang tua wali.

“Pada intinya kami ingin membantu mereka. Alasannya, karena mereka sulit untuk melakukan pendaftaran dari rumah karena mungkin ketidaktahuan atau tidak memiliki perangkat untuk melalui jalur online kita bantu di sini,” jelasnya. (CR/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *