LampungPemerintahanTulang Bawang

Panen Udang Di Tulang Bawang, Gubernur Arinal Dorong Pertambakan Udang di Lampung Bangkit dan Berjaya Kembali

74
×

Panen Udang Di Tulang Bawang, Gubernur Arinal Dorong Pertambakan Udang di Lampung Bangkit dan Berjaya Kembali

Sebarkan artikel ini
Gubernur Arinal menyambangi para petani udang Dipasena di Kabupaten Tulang Bawang || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Gubernur Arinal menyambangi para petani udang Dipasena di Kabupaten Tulang Bawang || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Tulang Bawang – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan panen udang dan menyerahkan bantuan eskavator serta kincir air untuk petani udang di Dipasena, Rawajitu Timur, Tulang Bawang, Senin (13/11/2023).

Pada kunjungan kerjanya ke Kabupaten Tulang Bawang, Gubernur Arinal menyambangi para petani udang Dipasena yang tergabung dalam Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung).

Baca Juga  Antisipasi Lonjakan Arus Kendaraan saat Nataru, HK Ruas Terpeka Gelar Apel Siaga

Di sana, Gubernur bersama para petani udang melakukan panen udang secara parsial di blok Dipasena Makmur.

Gubernur juga menyerahkan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI kepada para petani udang, berupa 1 unit eskavator dan 70 unit kincir air.

Menurut Gubernur, salah satu potensi yang menjadi unggulan Provinsi Lampung adalah tambak udang yang berkembang sejak era Tahun 1980, sehingga Provinsi Lampung pernah menduduki peringkat nomor 1 (satu) produksi udang Nasional, yaitu pada saat pola kemitraan PT Dipasena Citra Darmaja dan PT Central Pertiwi Bahari berjalan dengan baik.

Baca Juga  Promosi Doktor, Zainudin Hasan Tawarkan Penyelesain Perkara Pidana Melalui Hukum Adat

“Namun, saat ini produksi udang Lampung menduduki posisi ke 5 di Indonesia. Untuk itu, baik pemerintah pusat maupun daerah senantiasa mencarikan upaya agar pertambakan di Lampung khususnya Bumi Dipasena ini bisa bangkit dan berjaya kembali,” kata Gubernur.

Baca Juga  Pemprov Lampung Apresiasi Bakrie Group atas Hibah Pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Gubernur menuturkan bahwa beberapa dukungan infrastruktur yang cukup besar sudah berhasil dilakukan pemerintah, seperti rehabilitasi jalan dari Simpang Penawar sampai Bumi Dipasena yang semula waktu tempuh 4 jam menjadi sekitar 1 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *